Tampilkan postingan dengan label tips dan trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips dan trik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Januari 2015

KUNCI MEMBACA AL-QUR'AN

Kunci Membaca Al-Qur'an




Al-Qur’an adalah mu’ijzat nabi yang terbesar dan pedoman hidup seorang muslim untuk meraih kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.
Al-Qur’an juga merupakan “ gudang pahala “ bagi kita yang ingin mendapat tiket sebanyak-banyaknya untuk menuju syurga Allah dan membacanya adalah termasuk ibadah yang paling utama.
Share:

Jumat, 09 Januari 2015

Seni Memuji Anak

SENI MEMUJI ANAK.


Memuji anak adalah sebuah pekerjaan seni, bukan pekerjaan eksak yang bisa ditentukan rumusnya. Efektivitas pujian tak hanya ditentukan oleh cara kita memuji, tetapi juga dipengaruhi oleh karakter anak dalam merespon pujian.

Ada anak-anak yang dipuji sedikit sudah langsung bersemangat. Ada anak yang membutuhkan banyak pujian supaya semangat. Tetapi, ada juga anak-anak yang justru jadi tak semangat kalau terlalu banyak pujian.

Berikut ini beberapa tips tentang pujian kepada anak:

Share:

Tips Mendukung Anak Belajar Online


Tips Mendukung Anak Belajar Online
 Salah satu tools yang dapat dipergunakan untuk melatih anak menjadi pembelajar mandiri adalah materi-materi online. Berikut ini beberapa tips untuk belajar secara online:
1. Membangun ketertarikan
Untuk membuat anak menjadi pembelajar mandiri, anak tak bisa dilepaskan begitu dengan materi belajarnya dan kemudian kita mengharapkan mereka menjadi seorang pembelajar mandiri. Hal pertama yang harus dibangun adalah merangsang ketertarikan anak. Ketertarikan anak itu bisa dibangun dengan membuat kita (orangtua) tertarik terlebih dahulu.
Kalau orangtua sendiri suka dan tertarik dengan materi yang ada, orangtua lebih mudah menarik perhatian anak. Tetapi kalau kita sendiri tak suka, tentunya akan menjadi sulit untuk meyakinkan dan menarik perhatian anak.

Share:

Selasa, 24 September 2013

tersenyumlah.....

TERSENYUMLAH....

Tersenyum adalah suatu tindakan yang paling mudah, paling sederhana, paling murah dan paling menyenangkan di dunia.

Jika anda merasa putus asa, marah atau bosan, sebuah senyuman akan mengubah keadaan emosi anda menjadi lebih positif. Dan sebuah keadaan yang positif tidak hanya membuat hidup anda lebih menyenangkan tetapi juga membuka segala kemungkinan lain dalam pikiran anda. Anda akan melihat dunia dengan cara yang berbeda melalui lensa kebahagiaan. Dari situ anda dapat mulai membangun sederetan tindakan yang positif dan berinterasksi dengan banyak orang setiap harinya.
Share:

lukisan 3D dari koran bekas



Pusing dengan tumpukan koran bekas yang seakan-akan tidak ada habisnya? Tidak bisa dipungkiri, bagi kita yang berlangganan koran dirumah, memang semakin hari semakin bertambah saja tumpukan surat kabar itu memenuhi rak, koran pagi, sudah tidak enak dibaca sore, koran sore juga sudah basi informasi di pagi hari berikutnya.

Kenapa tak mencoba memanfaatkan koran bekas saja? Untuk membuat kreasi bingkai foto, sandal, tas, atau lukisan 3D misalnya? Kertas koran, daripada menumpuk atau terbuang percuma, dapat sobat olah menjadi kertas daur ulang, yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk berbagai kreasi kerajinan tangan yang menarik.

Share:

Selasa, 16 April 2013

Agar Tidur Kita Ada Pahala

Agar Tidur Kita Ada Pahala

 Tidur merupakan aktifitas yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia. Ia adalah suatu kondisi istirahat alami yang sangat penting untuk kesehatan manusia.  Jika tubuh lelah, secara alami dan otomatis seseorang akan merasa mengantuk sehingga memaksa tubuhnya untuk beristirahat baik fisik maupun mentalnya. Ini merupakan kenikmatan yang diberikan Alloh kepada hamba-Nya agar bisa beristirahat setelah seharian penat bekerja. Alloh berfirman:

Share:

Senin, 12 September 2011

manfaat senyum


manfaat senyum

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), senyum didefinisikan sebagai gerak tawa ekspresif yang tidak bersuara untuk menunjukkan rasa senang, gembira, suka, dan sebagainya dengan mengembangkan bibir sedikit. Dalam teks agama, senyum bernilai ibadah karena dianggap memiliki kesamaan dengan sedekah. Orang telah dianggap bersedekah hanya dengan tersenyum kepada orang lain. Tentu senyum yang dimaksud adalah senyum tulus, murni. Karena pada kenyataannya ada varian senyum yang dianggap kurang baik semisal senyum sinis, senyum mengejek.
Dilihat dari kacamata psikologi, senyum juga memiliki dampak positif bagi para pelakunya. Disebutkan, dengan senyum orang dapat mengurangi tingkat stres, meningkatkan kekebalan secara psikologis, memicu perasaan optimis, dan dapat meningkatkan hubungan baik dengan orang lain.
Share:

Jumat, 10 Juni 2011

Kekuatan Do'a Ibu


Dalam hidup ini tidak semua hal bisa dijelaskan dengan logika matematis. Sering kali ada “invisible hand” yang sulit dijelaskan dengan teori dan logika. Ada tukang becak yang mampu menunaikan ibadah haji padahal penghasilannya jauh dari cukup. Ada orang yang punya anak lebih dari sepuluh tetapi semua anaknya berhasil. Padahal di sisi lain, ada orang yang punya anak hanya satu atau dua orang saja tetapi anaknya tidak ada yang “jadi orang.”
Share:

Jumat, 27 Mei 2011

Adab Menghafal dan Membaca Al-Qur'an - SDIT Ulul Albab

ADAB MENGHAFAL DAN MEMBACA AL-QUR'AN

Menghafal al-Quran adalah aktifitas mulia di sisi Allah. Ganjaran yang akan didapatkan pun tidak main-main. Demikian melimpah. Oleh karenanya maka ada beberapa adab penting ketika menghafal al-Quran, yaitu:


1. Mencari tempat yang bersih, menghadirkan mata hati dan selalu mengulang-ngulang ayat atau surat yang telah dihafal sebanyak mungkin.

2.
Menargetkan ayat-ayat yang hendak dihafal. Jangan terlalu memperbanyak hafalan, lalu mengikatnya dengan ayat sebelumnya, mengerti kaitan-kaitan dengan ayat-ayat serupa dan senantiasa mengulang-ngulangnya dalam shalat.
Share:

Rabu, 18 Mei 2011

Seri Pengembangan Diri 1 : What is Percaya Diri

WHAT IS PERCAYA DIRI

"Memang pe-de jadi orang penting,
tapi lebih penting jadi orang pe-de!"

Dalam konsep Al-Qur'an ternyata percaya diri itu sangat berkaitan erat dengan keimanan. Semakin tinggi keimanan seseorang maka semakin tinggi pula tingkat percaya dirinya. Contohnya Ali bin Abi Tholib. Beliau sangat percaya diri ketika ia diminta tidur di pembaringan Rasulullah SAW ketika ada ancaman pembunuhan kepada beliau. Mengapa Ali bin Abi Tholib begitu percaya diri, tanpa rasa takut dan khawatir nyawanya akan melayang, sedangkan jelas-jelas rencana pembunuhan Rasulullah begitu rapi? sebab ia memiliki keimanan yang tinggi.

Share:

Rabu, 11 Mei 2011

MENDONGENG, MEMBANGUN KARAKTER ANAK


MENDONGENG, MEMBANGUN KARAKTER ANAK

Pernahkah Anda melihat mata anak Anda membulat penasaran mendengar cerita Anda? Jika pernah, atau bahkan sering, berarti Anda giat memperkokoh karakternya. Jika belum, tidak ada kata terlambat untuk mulai mendongeng.

Ketika televisi belum banyak dimiliki orang, hiburan anak-anak kala itu –selain bermain, tentunya—adalah mendengarkan cerita dari para orang tua di sekitar mereka, entah ayah, ibu, kakek, nenek, atau yang lainnya. Dalam suasana hangat, anak-anak dengan penuh minat dan rasa ingin tahu mendengarkan berbagai cerita yang dibawakan orang-orang tua mereka.

Share:

KENALI ALASAN ANAK MENONTON TV


KENALI ALASAN ANAK MENONTON TV
Oleh : Nina Mutmainnah Armando

Anda pernah bertanya kepada anak Anda, kenapa ia menonton TV? Atau, mengamati dan membuat perkiraan, kenapa ia menonton TV?

Barangkali, banyak orangtua tak pernah memikirkan hal ini. Yang jadi perhatian orangtua biasanya adalah bagaimana pola menonton TV anaknya atau apa efek menonton TV bagi anak, tanpa memikirkan mengapa anaknya punya ketertarikan pada TV.

Share:

Selasa, 10 Mei 2011

MEMAHAMKAN BUAH HATI TENTANG KONSEP DIRI


MEMAHAMKAN BUAH HATI TENTANG KONSEP DIRI

Oleh : Miarti
(Direktur ZAIDAN Tutorial Preschool Bandung)

Pembaca setia. John Lock mengatakan bahwa setiap bayi lahir ke dunia dalam keadaan bagai kertas putih bersih. Terkait hal ini, sabda Rasul memberitahu kita bahwa keberadaan anak dengan segala predikatnya, baik predikat kesholehan maupun predikat kejahiliyahan akan ditentukan oleh upaya orangtua. Karena yang akan pertama kali menggiring seorang anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang Islami, Yahudi maupun Majusi adalah orangtua. Yang akan pertamakali mengantarkan anak untuk menjadi pribadi yang normatif atau destruktif (merusak) juga adalah orang tua. Dan yang akan pertamakali menanamkan idealisme adversitas (ketangguhan) maupun apatisme (keputusasaan) adalah orangtua pula. Jadi, orangtualah yang sangat berpengaruh memberikan input-input kebenaran, kebiasaan dan idealisme.
Share:

Senin, 09 Mei 2011

Tips dan Trik Menjadi Pintar (Cerdas)


TIPS DAN TRIK MENJADI PINTAR (CERDAS)

Belajar mendadak menjelang ujian memang tidak efektif. Paling tidak sebulan sebelum ulangan adalah masa ideal untuk mengulang pelajaran. Materi yang banyak bukan masalah. Ada sepuluh cara pintar supaya waktu belajar kita menjadi efektif : Tips dan Trik Menjadi Pintar (Cerdas).
1. Belajar itu memahami bukan sekedar menghapal
Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.
Share:

Minggu, 08 Mei 2011

MENGHADAPI STRES DI SEKOLAH DAN TIPS MENGHADAPI UJIAN


MENGHADAPI STRES DI SEKOLAH
DAN TIPS MENGHADAPI UJIAN

Masa akhir ujian tahun ajaran sekolah atau Ujian Nasional meningkatkan stres bagi banyak anak. Misalnya, beberapa siswa sekolah merasa kewalahan dan stres karena banyaknya bahan yang harus dihafalkan sebelum ujian. Tekanan dari orang tua dan guru untuk mendapat nilai bagus juga meningkatkan stres. Beberapa orang tua membatasi semua bentuk hiburan dan memaksa anak-anaknya belajar terlalu keras. Bahkan tekanan yang luar biasa sering berasal dari orang tua. Hal lain yang meningkatkan stres adalah persaingan dengan siswa lainnya. Bagaimana menghadapai stres di sekolah khususnya saat menghadapi stres karena ujian sekolah?

Stres di Sekolah

Tidak Lulus Ujian! Hal itu merupakan salah satu hal yang paling ditakuti setiap siswa saat ujian sekolah. Kita semua pasti harus menghadapinya. Hal itu bisa menjadi sesuatu yang memalukan dan mengecewakan seseorang yang kita sayangi. Kegagalan dalam ujian dapat membuat kita merasa hancur.
Banyak orang tua yang menganggap stres di sekolah tidak seberat stres orang dewasa. Namun, di sekolah, tekanan tidak kalah hebatnya dengan tekanan yang dialami orang tua dan orang dewasa lainnya.
Hasil penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa seorang anak berusia 10 tahun harus menghadapi stres dalam kadar yang sama dengan yang dialami oleh orang-orang berusia 25 tahun pada tahun 1950. Kebanyakan stres ini adalah akibat les pelajaran, ujian sekolah, dan kegiatan lainnya yang orang tua harapkan dapat membantu anak-anak mereka memiliki masa depan yang lebih baik.
Stres pada anak sering kali bisa terlihat melalui tubuhnya. Misalnya munculnya jerawat, problem pencernaan, insomnia, kelelahan, sakit kepala, dan masalah sewaktu buang air, maupun reaksi psikosomatik lainnya mungkin merupakan tanda-tanda bahwa ada tekanan pada diri anak.
Beberapa stres yang dialami seorang pelajar sekolah antara lain:
  • Tekanan Orang Tua

    Orang tua ingin yang terbaik dengan masa depan anaknya. Untuk mencapai nilai terbaik, maka orang tua membebani anak-anaknya dengan berbagai kursus pelajaran yang dapat secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi kesehatan anak, istirahatnya, dan perkembangannya.

    Banyak orang tua tidak menyadari bahwa membantu si anak merasa relaks justru akan menyegarkan pikiran dan membantunya belajar dengan lebih baik. Sebaliknya para orang tua terus membebani anak-anak mereka untuk mendapatkan prestasi terbaik dan lulus ujian dengan memuaskan.
  • Tekanan Guru

    Sama seperti orang tua, banyak guru ingin siswanya mendapat nilai terbaik. Guru selalu mendorong muridnya untuk unggul dalam pelajaran, terutama jika muridnya berprestasi.

    Mengapa guru juga ikut menekan murid-muridnya mendapat nilai terbaik? Karena reputasi guru dan sekolah dipertaruhkan saat ujian sekolah khususnya Ujian Nasional.
  • Tekanan dari Sesama Siswa

    Semangat kompetisi akan semakin memanas menjelang ujian sekolah. Setiap siswa berlomba-lomba untuk menunjukkan prestasi terbaik. Bahkan segala cara dilakukan untuk meraih nilai tertinggi termasuk menyontek maupun mencari bocoran soal.
  • Tekanan dari Diri Sendiri

    Siswa berprestasi cenderung menjadi perfeksionis. Sehingga jika suatu kemunduran atau kegagalan terjadi, entah itu nyata atau masih belum terjadi, dapat membuat stres dan depresi.

Cara Menghadapi Stres di Sekolah

Stres itu seperti suatu beban. Menghadapi stres seperti mengangkat suatu beban. Seorang atlet angkat beban akan berlatih dengan sebaiknya mengangkat beban yang sesuai kemampuannya. Jika diangkat sembarangan, maka hasilnya adalah kerusakan otot dan bisa jadi patah tulang.
Demikian juga dengan stres. Beban karena stres tidak bisa dihilangkan begitu saja. Cara terbaik adalah dengan mengelola stres secara efektif. Bagaimana mengelola stres di sekolah dengan baik?
  • Kenali penyebabnya

    Jika Anda mulai stres di sekolah, misalnya saat menghadapi ujian sekolah, cobalah mencari tahu penyebab stres tersebut. Apakah disebabkan karena tekanan dari diri sendiri, dari orang tua, dari guru, atau dari sesama siswa? Cari penyebab stres yang paling menyebabkan beban tertinggi.
  • Rencanakan tanggapan

    Lulus ujian dengan nilai terbaik memang impian setiap siswa. Namun jika itu tidak tercapai, maka apa yang harus Anda lakukan? Apakah penurunan prestasi atau kegagalan menjadi akhir segala-galanya? Tentu tidak.

    Jika sejak awal Anda sudah mempersiapkan tanggapan yang akan Anda berikan jika terjadi kegagalan, beban Anda akan semakin berkurang. Anda sudah siap jika terjadi kegagalan. Misalnya Anda sudah mempersiapkan jawaban kepada orang tua Anda atau guru Anda jika kegagalan Anda dipermasalahkan kemudian hari.
  • Segera selesaikan masalah

    Masalah tidak akan hilang dengan sendirinya. Bahkan suatu masalah akan bertambah parah jika sedang stres. Cobalah segera selesaikan masalah sejak awal. Misalnya jika Anda mengalami kesulitan belajar, coba untuk berlatih jauh-jauh hari sebelum masa ujian sekolah. Hal ini akan membantu mempersiapkan diri Anda.
  • Bantuan orang lain

    Jika beban bertambah berat dan Anda tidak sanggup menghadapinya, jangan pikul sendirian. Coba berbagi dan berkomunikasi dengan orang lain khususnya orang tua. Diskusikan dengan mereka cara mengatasinya. Ini merupakan cara terbaik untuk mengelola stres saat situasi sudah begitu berat.
Tips Menghadapi Ujian Sekolah
Anda sudah berhasil mengelola stres dengan baik. Tapi, Anda perlu mempersiapkan diri menghadapi ujian. Bagaimana agar Anda siap menghadapi ujian sekolah?
  • Buat rencana belajar

    Buat rencana belajar. Misalnya mata pelajaran apa yang ingin Anda pelajari lebih dulu. Lalu di bidang mana Anda lebih lemah. Coba buat rencana belajar dengan memprioritaskan pelajaran yang paling sulit. Persiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan pelajaran Anda termasuk alat tulis, kertas, dan kalkulator jika dibutuhkan. Persiapkan juga buku pelajaran dan catatan Anda.
  • Cari tempat belajar yang ideal

    Cari tempat belajar yang ideal yaitu yang bebas dari gangguan. Lebih baik belajar dalam posisi duduk di meja ketimbang belajar sambil berbaring di ranjang. Suasana belajar di tempat tenang juga akan meningkatkan konsentrasi Anda. Jangan belajar di ruang keluarga yang ramai dan ada televisi atau musik yang mengganggu.
  • Jangan menunda

    Segera belajar dan jangan belajar pada detik-detik terakhir atau pada malam sebelum ujian. Hindari sikap suka menunda dan coba penuhi jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.
  • Jangan lupa beristirahat

    Belajar terlalu lama dapat membuat konsentrasi berkurang. Istirahat sejenak bisa membantu kembali berkonsentrasi. Jangan lupa, ujian akan menguras energi cukup banyak, karena itu cobalah cukup beristirahat pada malam sebelum ujian.

Jika Anda Gagal

Memang nilai buruk, gagal ujian atau tidak lulus ujian bisa membuat malu dan menghancurkan harga diri. Perasaan malu karena gagal dalam ujian atau tidak lulus ujian bisa bermanfaat jika hal itu memacu Anda untuk belajar dari kesalahan anda dan mengadakan perbaikan. Anda masih memiliki kesempatan untuk memperbaikinya dan berupaya lebih baik.
Coba beritahu orang tua Anda mengenai hasil ujian. Wajar jika orang tua menginginkan yang terbaik, namun jika nilai Anda rendah atau Anda tidak lulus, Anda dapat mengharapkan untuk menerima disiplin atau hukuman dari orang tua. Jika Anda merasa terlalu banyak yang diharapkan dari Anda, diskusikan hal itu dengan orang tua.
Nilai dan kelulusan memang penting, namun bukan ini yang menjadi penilaian terakhir atas diri Anda. Saat bekerja, banyak perusahaan lebih menekankan ketrampilan dibanding nilai tinggi di sekolah. Pendidikan sekolah memang bermanfaat dan belajarlah sebanyak mungkin di sekolah. Cobalah menjadi terbaik sesuai kemampuan Anda dalam menghadapi stres khususnya karena masa ujian akhir. Selamat menempuh ujian sekolah!
Sumber : http://kumpulan.info

Share: